Penggunaan Pakaian Tradisional Jawa Yogyakarta Tahun 2025
Wardy 14 Agustus 2025 15:12:48 WIB
Pringombo (desapringombo.gunungkidulkab.go.id)-Setiap hari Kamis Pon di Daerah Istimewa Yogyakarta, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelajar diwajibkan mengenakan pakaian adat Jawa, khususnya gagrak Ngayogyakarta. Pakaian ini terdiri dari surjan lurik dan jarik untuk pria, serta kebaya dan jarik untuk wanita. Pemilihan Kamis Pon sebagai hari berbusana adat ini berkaitan dengan sejarah berdirinya Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.
Pemakaian pakaian adat Jawa setiap Kamis Pon merupakan upaya untuk melestarikan warisan budaya Yogyakarta.
Kamis Pon dipilih karena bertepatan dengan hari jadi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang diperingati setiap tahun.
Pakaian adat Jawa ini juga menjadi simbol internalisasi nilai-nilai luhur budaya dan sejarah Yogyakarta.
Penggunaan pakaian adat ini memperkuat identitas budaya Yogyakarta di mata masyarakat.
Sebelumnya, pakaian adat Jawa dikenakan setiap hari Kamis Pahing. Namun, berdasarkan Surat Edaran Gubernur DIY, pemakaiannya dialihkan menjadi Kamis Pon untuk lebih memperkuat peringatan hari jadi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Selain melestarikan budaya, kebijakan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan di kalangan masyarakat Yogyakarta.
Dalam Surat Edaran Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor : 800.1.12.5/8959 tentang Penggunaan Pakaian Tradisional Jawa Yogyakarta Tahun 2025 dan Surat Edaran Bupati Nomor 54 Tahun 2025 tentang Penggunaan Pakaian Tradisional Jawa Yogyakarta Tahun 2025 dan sebagai bentuk implementasi Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Selamat memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026
- Rembuk Stunting di Kalurahan Pringombo Tahun 2026
- Bimtek Pelaporan SAKIP di Kalurahan Pringombo
- Pengumuman Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Kenaikan Yesus Kristus
- Penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Bulan Februari-Maret 2026
- Dana Alokasi Khusus Gotong Royong Pembangunan Talud di Padukuhgan Plalar
- Evaluasi Pelaksanaan Lomba Desa
Komentar Terkini
-
M.E.Gultom
Semoga masyarakat Gunung Kidul dapat menikmati air...baca selengkapnya
20 Desember 2023 22:03:19 WIB -
M.E.Gultom
Semoga menjadi berkah bagi yg menerima dan yg memb...baca selengkapnya
20 Desember 2023 21:58:16 WIB -
Semoga bisa mengatasi kekurangan air bersih warga ...baca selengkapnya
07 Januari 2019 14:11:13 WIB -
kardiyono
Pripun mas SID Pringombo...baca selengkapnya
09 Maret 2018 11:36:03 WIB -
MIFTAKHL HUDA
Maju terus....pantang mndur !!!!!!!...baca selengkapnya
05 Januari 2018 09:23:22 WIB -
calvina
Selamat siang, saya Calvina dari event organizer J...baca selengkapnya
13 Juni 2017 11:21:32 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |









